Skip to content

WELCOME TO DAILY. A SIMPLE, CLEAN BLOGGER THEME PERFECT FOR PHOTOGRAPHERS AND BLOGGERS.

Scroll Down

Minggu, 18 Februari 2018


Bagian1
Menyiapkan Dirimu untuk Sukses

  1. 1
    Aturlah semua materi dan perlengkapan sekolahmu. Aturlah semuanya, baik dua minggu sebelum sekolah, ataupun dua minggu sebelum sekolah berakhir. Ini berarti menyiapkan semua mapmu, buku binder-mu, kertas-kertas atau laporanmu, dan semua yang kamu butuhkan untuk tiap-tiap mata pelajaran. Bersikap teratur membuat pekerjaan yang sebenarnya menjadi jauh lebih mudah. Berikut ini beberapa caranya:
    • Belilah buku binder kecil untuk masing-masing kelas atau mata pelajaran. Pada lipatan atau saku buku bagian dalam, tempelkan silabus. Kemudian mulailah mengatur pekerjaan rumahmu dan lembaran kertas yang diberikan oleh gurumu secara berurutan sesuai abjad, jika memungkinkan.
    • Simpan perlengkapan yang spesifik yang kamu perlukan (gunting, alat penanda/marker, dan lain-lain) dengan cara diatur sesuai dengan masing-masing kelasnya. Setiap buku binder harus memiliki pulpen dan juga alat penanda (highlighter).
    • Keluarkan barang-barang. Jika lemari lokermu tampak seperti angin ribut, keluarkan saja semuanya, bersihkan! Semakin sedikit barang-barang yang perlu kamu pilah-pilah untuk mendapatkan barang yang kamu inginkan, semakin banyak waktu yang kamu hemat untuk melakukah hal lain yang lebih penting.
  2. 2
    Buatlah ruang belajarmu sendiri. Kamu tahu mengapa banyak orang berkata jangan pernah bekerja di atas tempat tidur? Karena jika kamu bekerja di atas tempat tidur, tempat tidur tersebut tiba-tiba menjadi sebuah tempat kerja, bukan tempat untuk tidur—kita menautkan kegiatan-kegiatan dengan tempat kita melakukan kegiatan tersebut. Untuk memanfaatkan hal ini, siapkan satu tempat di rumah hanya untuk belajar. Ketika kamu berada di sana, pikiranmu otomatis akan berada dalam zona belajar, karena belajar adalah satu-satunya tautan yang dimiliki dengan tempat itu.
    • Apakah kamu pernah mendengar tentang memori yang tergantung pada konteks (context-dependent memory)? Memori yang tergantung pada konteks adalah ketika ingatanmu merasa lebih mudah untuk mengingat sesuatu hal di tempat ingatan tersebut mempelajarinya. [1] Jadi jika kamu suatu malam belajar di sana, belajar di sana lagi selanjutnya, akan membuatmu lebih mudah mengingat apa yang telah kamu pelajari sebelumnya.
    • Jika kamu bisa, milikilah tempat belajar lebih dari satu—perpustakaan, di rumah teman, dan lain-lain. Penelitian mengatakan bahwa semakin banyak tempatmu untuk belajar, semakin banyak koneksi yang dimiliki otakmu, dan lebih mudah bagimu untuk mengingat hal-hal yang kamu pelajari.[2]
  3. 3
    Siapkan semua buku teksmu jauh-jauh hari. Sebagian besar guru (dari tingkat 6 hingga kuliah) akan memasokmu dengan sebuah daftar buku-buku untuk tahun ajaran baru sebelum tahun tersebut dimulai, atau paling tidak pada awal tahun ajaran baru. Dapatkan daftar tersebut dan siapkan semua buku-buku teksmu. Kemudian buka-bukalah halamannya atau lihatlah sekilas dan biasakan diri dengan isinya. Mulailah membaca bab pertama sesegera mungkin, baik ditugaskan oleh gurumu maupun tidak.
    • Jika gurumu tidak memberikan daftar ini, mintalah! Ia akan terkesan dengan inisiatif dan keseriusanmu mengikuti kelasnya. Kamu bisa menjadi murid favorit!
  4. 4
    Tanyakan juga tentang bacaan tambahan lainnya. Gurumu mungkin memiliki satu atau dua buku yang tidak ditulis dalam daftar, namun nyaris ditulis. Buku ini dapat menjadi bacaan tambahan yang bagus, yang akan membantumu memahami apapun yang kamu sedang pelajari, dan memberimu sebuah gambaran yang lebih utuh.
    • Cara ini bagus untuk semuanya, dari pelajaran matematika, hingga sejarah, maupun seni. Selalu ada bacaan tambahan yang dapat kamu pelajari untuk membekali pikiranmu menghadapi sebuah topik, tanpa memandang apapun topiknya.
  5. 5
    Bicaralah dengan para gurumu mengenai apa yang mereka cari. Mulailah dengan percakapan tentang kelas mereka. Apa yang mereka tekankan (partisipasi, keaslian, membaca, dan lain-lain)? Cara apa yang paling mudah untuk sukses?Apakah mereka memberi nilai ekstra? Apakah mereka memberikan tugas kelompok yang banyak? Apakah akan ada kegiatan menulis yang banyak di dalam kelas? Mengetahui hal-hal ini akan membantumu memahami apa yang diharapkan dari dirimu.
    • Hal ini juga termasuk membangun hubungan dengan gurumu dari awal. Kamu akan menjadi orang pertama yang peduli dengan nilai mereka dan sedang mencoba menjadi yang terbaik. Ketika waktu penilaian mulai bergulir dan kamu mendapatkan nilai A-, nyaris A, gurumu mungkin memiliki keyakinan terhadapmu, karena kamu adalah murid yang baik, dan akhirnya menaikkan nilaimu menjadi A!

Bagian2
Tetap Berada di Puncak Setiap Hari

  1. 1
    Buatlah kegiatan mencatat sebagai kegiatan yang menyenangkan dan mengesankan. Jika kamu menulis setiap kata yang dikatakan oleh gurumu, A) kamu akan menjadi sangat jenuh dan B) kamu akan memiliki catatan yang sangat-sangat panjang untuk dibaca di rumah. Sebagai gantinya, fokuslah pada hal-hal yang penting dan buatlah menyenangkan! Berikut ini beberapa caranya:
    • Ganti kalimat menjadi gambar-gambar atau grafik. Pada tahun 1941 60% penduduk Jerman adalah Yahudi. Ganti menjadi grafik lingkaran. Hal ini juga akan lebih mudah dilihat di catatanmu.
    • Gunakan mnemonik (ilmu tentang menghafal) untuk membantumu mengingat. Apakah warna-warna pada pelangi? Tentu saja mejikuhibiniu!
    • Gunakan penanda (highlighter). Semakin banyak warna pada catatanmu, semakin menyenangkan untuk dibaca. Buatlah sistem pengkodean warna untuk membantumu menemukan sesuatu dengan lebih cepat juga.
  2. 2
    Bacalah materi pada malam sebelumnya. Sebagian besar murid tampaknya sama sekali tidak membaca ataupun semacam membaca skimming selama di kelas, ketika guru sedang membahasnya. Jangan menjadi murid seperti itu! Apakah materi tersebut penting atau tidak, membacalah selalu sebelum kelas dimulai. Di dalam kelas kamu akan tahu dengan persis apa yang terjadi, ketika gurumu akhirnya memanggil namamu.
    • Jika kamu tidak tahu apa yang dibaca, lihatlah silabusmu. Selalu ada alasan mengapa silabus diletakkan di saku depan buku bindermu—di silabus tersebut harusnya telah tertulis tiap-tiap pekerjaan rumah, tugas, atau bacaan, dan kapan hal itu akan dibahas. Lihatlah sekilas lembaran kertas tersebut, dan kamu akan tahu persis apa yang harus dilakukan.
  3. 3
    Jangan menunda pekerjaan rumahmu! Jika kamu memang ingin memahami pekerjaan rumahmu, lakukan secara total, dan dapatkan nilai yang terbaik sedapat mungkin, kamu tidak boleh mengerjakannya ngebut di pagi hari ketika dalam perjalanan menuju sekolah. Ketika kamu berada di rumah pada malam itu, duduklah dan selesaikan pekerjaan rumahmu. Kemudian kamu boleh menonton TV, bermain video games, dan tidak khawatir tentang pekerjaan rumah tersebut keesokan harinya.
    • Jika kamu mempunyai waktu yang lama untuk mengerjakan sebuah pekerjaan rumah tertentu, itu berarti pekerjaan rumah tersebut lebih besar daripada biasanya dan penting. Lakukan sedikit demi sedikit setiap hari setelah kamu mendapatkannya—dengan demikian pekerjaan rumah tersebut menjadi lebih ringan dan kamu tidak merasa kewalahan.
  4. 4
    Ikuti pelajaran setiap hari—dan perhatikan, juga. Banyak guru yang memberikan nilai hanya untuk kehadiran. Mengapa kehadiran saja diberi nilai ketika hal yang kamu lakukan hanyalah memperlihatkan muka? Namun lebih dari itu, banyak juga guru yang memberikan nilai untuk masalah partisipasi. Angkat tanganmu, bahkan ketika kamu tidak tahu jawabannya—gurumu akan menghargai usaha kerasmu.
    • Selain itu, jika guru mengira kamu tidak memperhatikan, ia mungkin akan memberimu pertanyaan, dan kamu mungkin tidak tahu bagaimana menjawabnya, karena kamu tidak memperhatikan. Semakin kurang kamu mempermalukan diri sendiri, semakin baik!
  5. 5
    Tentukan tujuanmu sendiri. Semua orang membutuhkan sesuatu yang harus diusahakan untuk dicapai. Jika kamu tidak memiliki tujuan, kamu tidak akan tahu apa yang ingin kamu selesaikan. Untuk memotivasi dirimu sendiri, buatlah tujuan yang nyata yang dapat kamu capai. Mendapatkan nilai A untuk semua pelajaran? Setiap malam belajar selama satu jam? Membaca sekian halaman sepanjang minggu? Tujuan tersebut bisa apa saja yang kamu anggap akan membuatmu terus berusaha.
    • Bicaralah dengan orangtuamu tentang bagaimana mereka bisa membantu atau memberimu hadiah. Jika kamu mendapatkan nilai A untuk semua mata pelajaran, bolehkah kamu mendapatkan video game yang kamu harapkan? Memperpanjang jam malam? Kamu membutuhkan semua motivasi yang bisa kamu dapatkan!
  6. 6
    Carilah seorang tutor jika diperlukan. Sekolah itu sulit, terutama ketika kamu juga memiliki kegiatan-kegiatan lain untuk menyeimbangkan kehidupanmu. Bahkan, kadang-kadang anak yang cerdas pun membutuhkan seorang tutor. Bicaralah dengan gurumu, pembimbing konseling, atau orangtuamu tentang memiliki seorang tutor untuk membantumu mendapatkan nilai yang luar biasa, dan menjadi fokus. Kadang-kadang murid yang lebih tua, juga menjadi tutor gratis bagi sekolahnya untuk mendapatkan nilai.
    • Kamu juga bisa meminta tolong pada saudaramu yang lebih tua atau orangtuamu untuk membantumu, jika mereka bagus dalam beberapa mata pelajaran. Pastikan saja mereka tidak akan mengalihkan perhatianmu dan mereka memang dapat membantumu menyelesaikan tugas dan pelajaranmu.

Bagian3
Mendapatkan Nilai Tinggi dalam Tes dan Proyek

  1. 1
    Bekerja dalam sebuah kelompok belajar. Penelitian telah menunjukkan bahwa murid yang bekerja dalam sebuah kelompok yang terdiri dari 3 hingga 4 orang, tidak lebih, akan mendapatkan hasil tes yang lebih baik daripada murid yang belajar sendiri atau yang belajar di dalam sebuah kelompok belajar yang besar.[3] Maka kumpulkan 2-3 teman dan buatlah rencana untuk belajar bersama. Lagipula, akan lebih menyenangkan daripada belajar sendiri!
    • Pastikan bahwa mereka yang belajar bersama denganmu adalah murid-murid yang baik dan peduli. Kamu tidak ingin bekerja dengan beberapa orang yang hanya ingin bersenda gurau tidak jelas selama waktunya belajar kelompok.
    • Mintalah masing-masing anggota kelompok untuk membawa cemilan dan memikirkan beberapa hal untuk dibahas. Buatlah jadwal kasar mengenai apa yang akan dibahas dan tugasi seorang anggota kelompok sebagai ketua kelompok minggu itu, sehingga ia dapat membantu semua anggota tetap pada jalurnya.
    • Jika sekarang Jumat malam dan kamu ada tes pada hari Senin berikutnya, kumpulkan 2-3 temanmu yang ada di kelas dan buatlah kuis secara bergantian. Jika seseorang menjawab dengan benar, maka ia mendapatkan 2 poin, jika jawabannya salah, satu poin akan dikurangi. Siapapun yang mendapatkan poin paling banyak pada akhir sesi belajar berhak memilih judul film yang akan ditonton bersama!
  2. 2
    Mulailah belajar atau mengerjakan tugas dengan baik terlebih dahulu. Apakah itu tes atau tugas yang besar, hal terakhir yang kamu inginkan adalah melakukan semuanya dalam 1 atau dua hari sebelum batas waktunya. Mulailah belajar atau mengerjakannya satu atau dua minggu sebelumnya untuk memastikan bahwa kamu memiliki banyak waktu untuk berjaga-jaga, jika sesuatunya tidak berjalan dengan benar. Lebih baik mengantisipasi daripada menyesal kemudian!
    • Ketika berkaitan dengan tes atau ujian, kamu harus belajar sedikit-demi sedikit setiap hari selama satu atau dua minggu sebelumnya. Semakin lama waktu yang kamu habiskan untuk belajar, semakin sering otakmu harus mengingatnya sehingga membuat koneksi dalam otakmu semakin kuat, dan semakin dapat diandalkan.
  3. 3
    Tanyakan tentang nilai ekstra. Beberapa guru memiliki kebijakan nilai ekstra, di mana kamu dapat melakukan sedikit kerja tambahan yang dapat ditambahkan pada nilai tes atau proyekmu. Jika kamu mencari sedikit dorongan tambahan untuk melakukan sesuatu, bicaralah dengan gurumu untuk mendapatkan nilai tambahan. Hal itu tidak akan membahayakanmu!
    • Dan di lain waktu nilai ekstra ini akan begitu saja ditambahkan pada nilai akhir tahunmu. Hal itu bagus juga! Dengan nilai tambahan, kamu pasti aman-aman saja.
  4. 4
    Jangan repot-repot ngebut belajar (cramming). Penjelasannya adalah: ngebut belajar untuk tes membuat nilaimu lebih jelek. [4] Mengapa? Otakmu tidak dapat berfungsi jika hanya tidur sebentar atau tidak tidur sama sekali, karena hal itu membuat otak tidak mungkin untuk mengingat apa yang telah kamu pelajari sepanjang malam. Maka, jangan lakukan! Kamu dapat belajar sedikit di pagi hari, jika kamu benar-benar harus melakukannya.
    • Tubuhmu membutuhkan tidur (7-9 jam, tergantung pada pilihanmu). Berbicara banyak mengenai menjadi murid yang baik adalah membicarakan tentang kepedulian terhadap dirimu sendiri juga! Jadi lupakan ngebut belajar, pergilah tidur, dan makanlah sarapan yang sehat. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi sarapan sehat dapat memberikan tenaga bagi otakmu, dan juga membuatmu mendapatkan nilai yang lebih bagus! [5]
  5. 5
    Beristirahatlah lebih sering daripada yang kamu pikirkan. Jika kamu ingin belajar sesuatu, masuk akal juga jika kamu memikirkan “belajar, belajar, dan belajar lebih banyak lagi hingga kamu mengerti.” Pada kenyataannya, bukan begitu caranya—otak kita benar-benar akan kelelahan. Jika kamu beristirahat (10 menit setiap satu jam), perhatianmu dan memorimu ditingkatkan. [6] Maka, ketika kamu belajar untuk ujian besar itu, beristirahatlah! Kamu pasti akan mendapatkan nilai yang kamu inginkan!
    • Selama beristirahat, ambilah segenggam blueberry, kacang, brokoli atau bahkan cokelat murni (dark chocolate) untuk meningkatkan kerja otak. [7] Mengonsumsi cemilan juga memberimu lebih banyak energi, jika kamu merasa agak lelah.
  6. 6
    Bawalah materimu kemana pun kamu pergi. Tahukah kamu waktu 10 menit yang kamu habiskan hari ini untuk menunggu bus? Beberapa menit yang kamu miliki sebelum tiap-tiap jam pelajaran kemarin? Waktu tersebut adalah sedikit kesempatan yang bisa kamu gunakan untuk belajar. Itu semua masuk akal! Maka bawalah materi misalnya, kartu peraga (flashcards) bersamamu yang dapat kamu keluarkan kapan saja.
    • Cara ini bagus terutama jika memiliki seorang teman bersamamu saat itu, yang dapat kamu ajak untuk belajar bersama. Kalian masing-masing saling menunjukkan sebuah kartu peraga dan memberikan kuis. Ketika kamu membaca dan memberikan informasi, materi tersebut semakin diperkuat dalam pikiranmu.

Bagian4
Menjadi Murid Ideal

  1. 1
    Jadilah sukarelawan pada waktu luangmu. Menjadi seorang murid yang cerdasberarti kamu akan cerdas mengenai resume dan calon perguruan tinggimu, juga! Pada jaman sekarang dan usiamu sekarang, kamu harus memiliki semuanya, dan cara yang paling bagus untuk melakukan itu adalah menjadi sukarelawan. Cara ini dapat menunjukkan pada calon perguruan tinggi dan pemberi kerja bahwa kamu tidak hanya cerdas, namun juga seorang yang baik! Berikut ini beberapa tempat untuk yang bisa kamu pertimbangkan untuk menjadi sukarelawan:
    • Rumah sakit
    • Panti jompo
    • Tempat penampungan untuk tunawisma, wanita korban kekerasan, dan anak-anak
    • Penampungan hewan
    • Dapur umum
    • Gereja
  2. 2
    Berpartisipasilah dalam kegiatan atletik, drama, musik, atau seni. Selain memiliki nilai yang luar biasa dan menjadi sukarelawan, murid yang ideal terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler—baik atletik “dan” drama, atau seni. Hal ini menunjukkan bahwa kehidupanmu seimbang dan dapat melakukan semuanya. Sebagian besar anak-anak tidak dapat melakukannya!
    • Tidak ada yang mengatakan bahwa kamu harus bisa dalam segala hal. Jika kamu pemain bintang bola basket, ikutlah berpartisipasi dalam kelas atau pentas drama sekolah. Jika kamu anggota paduan suara sekolah dan tidak dapat melempar bola basket untuk menyelamatkan nyawamu, cobalah menjadi anggota tim sepakbola. Hanya untuk satu musim!
  3. 3
    Bergabunglah dengan sebuah klub atau kelompok. Di atas segalanya, pertimbangkan untuk bergabung dengan sebuah kelompok atau klub yang mewakili sesuatu yang Anda pedulikan. Apakah sekolahmu memiliki klub pecinta lingkungan hidup? Kelompok LGTBAU? Kelompok penulis kreatif? Bergabunglah! Ini menunjukkan kamu berpartisipasi aktif di sekolahmu ketika berkaitan dengan hal-hal yang kamu peduli.
    • Terlebih lagi, kelompok-kelompok ini adalah organisasi yang paling mudah untuk menemukan peran kepemimpinan. Mengatakan bahwa kamu adalah presidensuatu kelompok sangatlah mengesankan!
  4. 4
    Ikuti berbagai mata pelajaran yang berbeda. Mengambil berbagai mata pelajaran yang berbeda tidak hanya menunjukkan pada dunia bahwa kamu memiliki banyak ketertarikan dan mahir dalam banyak hal, namun juga mengurangi beban pikiranmu! Bayangkan, mengikuti 8 kelas matematika dan tidak ada yang lain—kamu akan sangat kewalahan. Maka kombinasikanlah dengan mata pelajaran utamamu seperti Bahasa Inggris dan Matematika, dan kemudian tambahkan beberapa pelajaran yang menarik seperti sejarah atau robotik, dan beberapa pelajaran yang menyenangkan, misalnya memasak atau kelas pertukangan.
    • Jika sekolahmu tidak memiliki kelas yang ingin kamu ikuti, banyak sekolah yang memiliki program kemitraan di mana kamu dapat mengambil kelas di sekolah yang berbeda atau di perguruan tinggi di sekitar tempat tinggalmu. Dan jika kamu di SMA, kamu bahkan bisa mendapatkan angka kredit di perguruan tinggi.
  5. 5
    Jika sekolahmu tidak memiliki kegiatan ekstra, mulailah! Banyak sekolah kecil (beberapa sekolah besar) yang kurang dalam hal kegiatan tertentu. Apakah pendanaannya telah dihentikan atau sebelumnya memang tidak ada. Jika kamu melihat sebuah celah dalam penawaran program ekstrakurikuler di sekolahmu yang dapat diisi, bicaralah dengan kepala sekolahmu untuk memulai suatu kegiatan. Fakta bahwa kamu memulai sebuah organisasi baru di sekolahmu sendiri adalah sangat luar biasa mengesankan. Berikut ini beberapa masukan:
    • Program daur ulang sekolah
Read More